Taman Makam Pahlawan Kota Batu

TMP-1

Tentunya setiap penduduk Kota Batu sudah mengenal Taman Makam Pahlawan yang terletak di Jl.Suropati, namun saya yakin bahwa sebagian besar masyarakat hanya mengenal lokasinya tanpa mengetahui lebih dalam tentang seluk-beluk Taman Makam Pahlawan tersebut. Untuk itulah saya sengaja menyempatkan diri untuk singgah di Taman Makam Pahlawan atau lebih sering disebut dengan TMP tersebut untuk menggali informasi yang bisa didapatkan di lokasi serta  melihat dari dekat patung pejuang yang dibuat oleh seorang seniman bernama Iksan tersebut.

Nama TMP ini adalah TMP Batu, mungkin karena lokasinya yang berada di Kota Batu. Menurut sebuah sumber, dulu jenasah para pahlawan dimakamkan di Gang Karate, lokasinya sekitar 500 meter dari lokasi TMP yang sekarang, kemudian pada sekitar tahun 1950-an jenasah-jenasah tersebut digali dan untuk sementara ditampung di Kantor Kawedanan (sekarang Plaza Batu) selama satu malam untuk dimasukkan dalam peti-peti yang telah dipersiapkan, keesokan harinya barulah diadakan arak-arakan pemindahan jenasah-jenasah tersebut dari Kantor Kawedanan ke TMP Batu ini. Masih menurut sumber yang sama, konon pada saat dilakukan pemindahan jenasah, Kota Batu diselimuti kabut sangat tebal, jarak pandang mata hanya sekitar 20 meter, anehnya, setelah pemindahan jenasah tersebut selesai kabut tersebut menghilang. Mungkin saja hal itu hanyalah sebuah faktor kebetulan, namun fenomena tersebut benar-benar terjadi.

TMP-2

Di tengah-tengah TMP ini berdiri dengan gagah sebuah patung/monumen seorang pejuang dengan ekspresi wajah yang sangat bersemangat atau mungkin penuh kemarahan, sedang merobek warna biru dari bendera Belanda yang dipegangnya sehingga yang tersisa hanya warna merah putih. Nama monumen ini adalah Monumen Perjuangan TMP Batu, yang  diresmikan pada tanggal 10 Agustus 1976 oleh Pangdam VIII Brawijaya Mayor Jendral Witarmin. Monumen pejuang tersebut berdiri di atas sebuah batu hitam besar yang bertuliskan puisi dari Chairil Anwar, berbunyi:

Kami yang terbaring tidak bisa teriak “Merdeka”

Dan angkat senjata lagi

Kami cuma tulang-tulang berserakan

Kami adalah kepunyaanmu

Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Ataukah jiwa kami melayang untuk

Kemerdekaan, Kemenangan dan Harapan

Atau tidak untuk apa-apa

Kenang, kenanglah kami

Teruskan, teruskanlah kami…

Sebuah puisi yang tentunya ditulis dengan penuh penghayatan dan perenungan dari seorang Chairil Anwar.

TMP-3

Di sebelah utara dari monumen ini, ada sebuah pendopo kecil dengan ukiran relief di dindingnya. Lalu disebelah timur dekat dengan jalan masuk menuju ke monumen dan makam para pahlawan ada semacam prasasti yang berisi daftar nama-nama dari para pahlawan yang dimakamkan di TMP ini, semuanya berjumlah 137 pahlawan. Sebagian dari nama-nama pahlawan yang tertera pada prasasti tersebut dijadikan nama-nama jalan di Kota Batu seperti: Abd.Gani, Moch.Sahar, Mustari, Munif, Abd.Jalil, Minsuwarso, Ridwan, Sadjid dst.

TMP-4

Pada tahun 1981, TMP ini dipugar. Peresmian dari pemugaran ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 1981 oleh Dan Rem 083 / Baladhikajaya Kolonel Inf. Goewandi. Sementara Pura Gerbang dan Wisma Panganti ditangani sepenuhnya oleh PT.Pers.Rokok Bentoel Malang yang ditandatangani oleh Mahardhono K. selaku direktur.

TMP-5

Hingga saat ini, TMP ini masih digunakan untuk upacara peringatan Hari Pahlawan dan kadang untuk upacara memperingati Hari Kemerdekaan RI. Beberapa sekolah TK dan SD kadang terlihat juga mengajak anak didik mereka untuk melakukan tabur bunga di makam para pahlawan, tentu saja tujuannya agar anak-anak tersebut dapat mengenang dan menghargai jasa para pahlawan yang mati di medan laga. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Semoga tidak hanya menjadi sebuah slogan.

 Semoga tulisan sederhana ini dapat menambah wawasan masyarakat Kota Batu akan TMP Batu yang sudah ada sejak sekitar tahun 1975 tersebut.

***

By: Jatz, 13 Mei 2013

4 thoughts on “Taman Makam Pahlawan Kota Batu”

  1. Mungkin bisa dicantumkan pula nama pembuat patung besar yang ada di TMP Batu.

    1. Saya tidak mendapat keterangan tentang pembuat patung tersebut. Kalau Mbak Lilik tau, mohon beritau saya, terima kasih.

  2. Sangat bagus, masih banyak hal yg mungkin sudah terlupakan.
    misl Sanatorium, klenteng,perkebunan kopi dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.