Taman Hutan Bondas

Taman Hutan Kota 4

Andai tempat ini tidak diubah menjadi Taman Hutan Kota Batu, maka yang terhampar di depan mata saat kita berdiri di sana hanyalah lapangan sepak bola kosong yang tidak terawat. Saat musim kemarau debunya luar biasa, dan saat musim hujan menjadi gumpalan lumpur di mana-mana. Tidak layak untuk dijadikan sarana olah raga, dan juga menjadi sebidang tanah yang kurang berguna.

Dulu lapangan sepak bola yang terletak di sebelah barat Stadion Brantas Kota Batu ini dijuluki dengan “lapangan bondas.” Entah dari mana istilah tersebut berasal. Namun di lapangan ini pula berkali-kali diselenggarakan event-event yang cukup menghibur bagi masyarakat Kota Batu seperti panggung musik Rock dan Dangdut dengan artis-artis ternama, kejuaraan motor cross, kejuaraan sepak bola antar desa, dan pameran budaya yang dilebur dengan pasar malam. Biasanya dalam acara pameran jumlah stand pameran dan stand untuk jualan barang dan makanan nyaris sama banyaknya, hingga akhirnya campur antara ajang pameran dan pedagang kaki lima yang melihatnya sebagai peluang.

Taman Hutan Kota 2

Tahun 2012 lapangan bondas ini kemudian disulap menjadi sebuah Taman Hutan Kota Batu, ada yang menyebutnya juga dengan Taman Hutan Bondas. Konsep dari taman ini adalah memberikan sarana untuk Jogging-Track dan pijat refleksi untuk kaki yang menggunakan batu-batu kecil yang cukup “menyakitkan.” Di tengah taman disediakan gazebo untuk beristirahat serta ada sebuah monumen bertuliskan Kota Wisata Batu dengan latar belakang Gunung Panderman. Ada juga logo “Shining Batu” sebagai hiasan taman. Saat saya berkunjung ke sana pagi hari, ternyata banyak juga masyarakat yang memanfaatkan fasilitas gratis ini untuk berolah raga di tengah taman, berjalan di atas batu-batu kecil untuk pijat refleksi serta berlari mengelilingi taman melalui jalur jogging-track yang tersedia.

Jogging-Track
Jogging-Track

Di malam hari, suasana taman ini terang-benderang oleh lampu-lampu bundar yang dipasang mengelilingi taman, dan juga ramai pengunjung. Namun, pengunjung taman pada malam hari bukanlah mereka yang ingin berolah raga, tetapi para anak-anak muda yang nongkrong ramai-ramai atau yang asyik berduaan.

Pijat Refleksi dengan batu
Pijat Refleksi dengan batu

Satu hal yang agak disayangkan, taman yang pembangunannya memakan biaya hampir dua milyar ini terkesan kurang terawat dan terabaikan. Tentu saja hal ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengunjung, dan citra negatif bagi pemerintah Kota Batu. Semoga segera ada pembenahan di waktu dekat, sebab taman hutan seperti ini sesungguhnya sangat bermanfaat.

***

Foto & Artikel By: Jatz, 27 April 2014

2 thoughts on “Taman Hutan Bondas”

  1. Seingat saya, dulu waktu masa kecil saya antara tahun 1996-2002 saya lupa tahun pastinya kapan di Lapangan Bondas dan di Stadion Brantas Kota Batu ini pernah diadakan circus (mungkin untuk yang pertama kalinya di Batu), yang membekas di ingatan saya hanyalah trailer dan truk untuk memuat hewan yang diparkir di sekeliling stadion. Benar atau tidak?

    1. Terima kasih sudah diingatkan, saya juga masih ingat dulu pernah ada pertunjukan sirkus di Lapangan Bondas, coba nanti saya lacak lagi…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.