Prapatan BCA

Prapatan BCA-1
Prapatan BCA

Prapatan BCA atau Perempatan BCA, itulah sebutan masyarakat Kota Batu untuk menyebut perempatan jalan di pusat kota yang menuju ke arah Pemandian Selecta, Pujon, Alun-alun kota, dan daerah-daerah Kota Batu bagian selatan. Perempatan ini merupakan poros utama bagi Kota Batu, dan juga titik bertemunya jalan-jalan utama seperti Jl.Panglima Sudirman, Jl.Gajah Mada, Jl.A.Yani dan Jl.Brantas. Bisa dipastikan saat perempatan ini ditutup karena ada acara tertentu, maka lalu-lintas Kota Batu langsung kacau dan macet dimana-mana.

Prapatan BCA-2Dulu sebutan untuk perempatan jalan ini adalah Prapatan Selecta, mungkin karena salah satu jalan dari perempatan ini, yaitu Jl.Brantas, adalah jalur utama menuju ke Pemandian Selecta. Namun sejak BCA berdiri dengan megah persis di pojok barat daya perempatan tahun 1982, maka lambat-laun masyarakat menyebut perempatan ini dengan sebutan Prapatan BCA.

Tidak terasa, sudah hampir 30 tahun lebih BCA menjadi bagian dari Kota Batu. Bangunan-bangunan lain yang menempati posisi “pojok” Prapatan Selecta lainnya adalah Toko Rame, sebuah toko kuno yang sampai sekarang masih eksis dan bentuk bangunannya juga belum berubah, kemudian Klenteng Kwan Im Tong yang dulu dikenal dengan “Wayang Titi” nya, dan di sebelah tenggara adalah bangunan lama yang sekarang berubah menjadi toko sepeda motor bekas.

Entah di tahun berapa, di Prapatan BCA ini kemudian dipasang lampu lalu-lintas. Perempatan ini adalah perempatan pertama di Kota Batu yang memiliki lampu merah, mungkin karena lalu-lintas yang semakin padat hingga Pemkot merasa perlu memasang lampu lalu-lintas. Pemasangan lampu lalu-lintas ini kemudian menjalar ke perempatan-perempatan lainnya di Kota Batu.

Hingga tulisan ini dibuat, sebutan untuk perempatan ini tetap Prapatan BCA. Mungkin kalau suatu hari nanti BCA pindah ke lokasi baru maka sebutannya akan berubah pula.

***

Foto & Tulisan by: Jatz, 10 Juli 2014

 

7 thoughts on “Prapatan BCA”

  1. sama dengan di kampung contong meskipun toko sepatu bata sudah gak ada orang2 jalan kawi dan sekitar kalau turun dari mikrolet, bilangnya ya “Bata kiri pak” hehehehe

    1. Trima kasih mas Ivans sudah diingatkan soal istilah Bata tersebut, pasti nanti akan saya tulis. Saat ini saya sedang “Hijrah” dari batukota.wordpress.com ke wongbatu.com. Thanks dukungannya.

      1. mantab, kalau ada foto – foto batu tahun 1990an di upload ya om admin hehehe….

        1. Agak susah cari fotonya, tapi kalau ada akan saya upload. Terima kasih kunjungannya.

  2. Juga perlu di ingat bro… Selatan kampung contong ada prapatan SINISONO…… Karena kalo dibilang prapatan SMAI/SMPI orang masih bingung, tapi kalo sudah disebut prapatan SINISONO orang langsung ingat….. Coba dicari sejarah sebutan prapatan sinisono …. Thx

  3. Kata guru teater saya (org dinas pariwisata pemkot) pernah ngomong klo perempatan BCA pda zaman dlu adl tempat digantungnya pahlawan asal batu (saya lupa namanya). Apakah itu benar?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.