Jambe Dawe; beralih fungsi sebanyak tujuh kali!

Kartika Wijaya

Nama “Jambe Dawe” selalu membawa pada kenangan akan sebuah bangunan kuno peninggalan Belanda dengan deretan pohon pinang besar di kanan-kiri jalan masuknya. Bangunan kuno yang terletak di Jl.Panglima Sudirman ini menyimpan catatan sejarah yang cukup panjang. Sebuah sumber mengatakan, bahwa bangunan ini telah mengalami perubahan fungsi sebanyak tujuh kali. Bangunan ini juga masuk dalam daftar cagar budaya Kota Batu.

Saat pertama kami didirikan sekitar tahun 1890-an, bangunan ini berfungsi sebagai Villa milik ‘Sarkies Family’ yang adalah juga pemilik dari Raffles Hotel di Singapura, Strand Hotel di Ranggon, Oranye Hotel (sekarang Hotel Majapahit) di Surabaya dan Hotel Niagara di Lawang. Kemudian dalam perkembangannya, berganti fungsi menjadi Rumah Tinggal; Kamp Intenir; Markas Detasemen TNI dan Dapur Umum; Markas Militer Belanda; Rumah Sakit Khusus AD; dan terakhir menjadi Hotel Kartika Wijaya seperti yang kita lihat sekarang ini.

Bagian bangunan utama dan pohon-pohon pinang dibiarkan utuh hingga saat ini, sehingga meski sudah beralih fungsi menjadi sebuah hotel modern, sisa-sisa sejarah yang melekat pada bangunan ini masih bisa dinikmati.

Namun meski Jambe Dawe sudah berganti fungsi menjadi Hotel Kartika Wijaya, para pendahulu Kota Batu akan tetap mengenangnya sebagai Jambe Dawe dengan segala kisah dan peristiwa yang pernah terjadi beberapa tahun silam.

***

By: Jatz, 31 Maret 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.