Gua Jepang yang makin kelam…

Gua Jepang di kawasan Coban Talun & Cangar
Gua Jepang di kawasan Coban Talun & Cangar

Kalau Belanda banyak meninggalkan gedung-gedung kuno dengan gaya khasnya yang kokoh, maka Jepang banyak meninggalkan gua-gua di lereng-lereng bukit. Hal tersebut juga terjadi di Kota Batu. Di kawasan wisata air panas “Cangar”, di kawasan air terjun dan bumi perkemahan Coban Talun dan juga di Desa Tlekung, juga dapat ditemui gua peninggalan Jepang atau biasa disebut dengan Gua Jepang tersebut.

Sangat sedikit sekali data yang bisa digali untuk mengetahui seluk-beluk tentang Gua Jepang ini, namun dari cerita dari penduduk setempat dapat diketahui bahwa fungsi dari gua-gua tersebut adalah untuk pertahanan pasukan Jepang dari serangan pasukan Sekutu, dan juga untuk menyimpan persediaan makanan, pakaian, dan senjata. Gua-gua Jepang dibangun oleh masyarakat pribumi yang dipaksa untuk dijadikan Romusha oleh Jepang, tak jarang nyawa merekapun ikut terkubur bersama dengan pembuatan gua-gua tersebut.

Jika anda berminat, gua-gua ini bisa anda kunjungi kapan saja meski akses jalannya tidak mendukung. Gua-gua ini belum dimaksimalkan sebagai wahana rekreasi alam yang mungkin menarik minat pengunjung. Tidak adanya lampu penerangan di dalam gua, menjadikan pengunjung takut dan kesulitan untuk menelusuri sudut-sudut gua yang gelap dan lembab.

Sejauh ini saya sudah mengunjungi dua gua di kawasan Cangar (satu gua di dalam kawasan tempat wisata Cangar, satu gua lagi terletak beberapa puluh meter dari tempat wisata, melalui jalan setapak di tepi jurang yang cukup berbahaya). Satu gua di kawasan Coban Talun (agak jauh dari kawasan wisata Coban Talun, terletak di lereng bukit di tepi sungai dan jalan di depan gua sudah longsor), dan di Desa Tlekung yang kerap dijadikan tempat persinggahan bagi para penggemar olahraga bersepeda karena di depan gua terdapat tanah kosong yang agak luas dan juga gua ini tergolong besar hingga motor pun bisa masuk.

Entah bagaimana nasib dari gua-gua tersebut di masa mendatang. Akan dikemas menjadi obyek wisata yang menarik atau hanya dibiarkan begitu saja sampai hancur dengan sendirinya. Gua Jepang…sebuah kenangan pahit dan menyedihkan bagi masyarakat Indonesia…

***

06 Oktober 2014 | Foto & Tulisan By: Jatz

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.