Blumbang Macari…kolam renang gratis…

Jika mendengar nama “Macari”, maka yang pertama terbayang adalah sebuah sumber air dengan kolam yang terbentuk secara alami atau wongbatu biasanya menyebutnya dengan “blumbang” di ujung utara Jl. Lahor – Kota Batu. Dulu blumbang ini hanya kecil, tetapi kemudian diperluas hingga akhirnya blumbang ini menjadi ajang renang gratis bagi anak-anak serta digunakan masyarakat setempat untuk mencuci pakaian.

Di dataran tanah agak tinggi di sebelah utara dari blumbang ini, dulu ada lapangan bola yang biasanya digunakan masyarakat setempat serta sekolah-sekolah di sekitarnya untuk berolahraga, serta area bagi anak-anak untuk bermain layang-layang. Namun umur lapangan milik PT Wastra Indah atau lebih sering disebut dengan Lapangan W.I. tersebut tidak berlangsung lama, menurut keterangan penduduk setempat, lapangan bola itu kemudian dibangun oleh PT Wastra Indah untuk perluasan pabrik tenun. Tahun 2004, karena krisis ekonomi, pabrik ini kemudian tutup dan hingga kini hanya menyisakan bangunan kosong yang belum jelas nasibnya.

Banyak kisah masa kecil dari wongbatu yang terjadi di tempat ini. Tapi rata-rata kisah mereka berputar tentang senangnya bisa berenang secara gratis di blumbang ini meski banyak diantara mereka yang harus berjalan cukup jauh untuk sampai di blumbang ini.

Tahun 2008 atas bantuan dari PNPM-mp dan swadaya masyarakat setempat, tempat ini dipugar dan ditambah fasilitas kamar mandi untuk pria dan wanita. Jalan menuju tempat ini pun sudah mulus meski hanya bisa dilalui sepeda motor karena sempit.

Konon nama Macari sendiri besar kemungkinan diambil dari nama daerah yang dihuni oleh orang suci beragama Hindu yang bernama Matsari. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya sebuah patung Bramancari yang berada sekitar 50 meter arah barat Masjid Al-Muhlishin atau lebih sering disebut dengan Masjid Macari.

***

Jatz, 20 Mei 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.