Bioskop Batu Theater

Gedung yang ada di Jl.Ahmad Yani – Kota Batu ini sekarang dibiarkan rusak tak terurus. Gedung ini dulunya adalah sebuah gedung bioskop bernama “Batu Theater.” Sampai sekitar tahun 1990 bioskop tersebut masih beroperasi dan banyak dipenuhi oleh pelajar karena harga tiketnya yang tergolong murah, hanya Rp.250,- untuk tayangan film yang disebut dengan “Student’s Show,” tayangan untuk pelajar ini dulu digelar hanya setiap hari Sabtu sore.

Penulis masih ingat dulu di masa masih duduk di bangku SMA (sekitar tahun 1988), setiap siswa diwajibkan nonton film G30S-PKI; sifatnya wajib, jadi suka tidak suka harus nonton. Di gedung bioskop inilah dulu para siswa nonton film tersebut ramai-ramai dengan masih menggunakan seragam sekolah karena jam tayang film tersebut memang di jam sekolah. Sebuah bentuk “pemaksaan” yang tidak dirasakan oleh para siswa pada waktu itu.

Selain “Batu Theater,” di Kota Batu pada zaman itu ada bioskop satu lagi dengan nama “Senisono,” yang ada di Jl.Agus Salim – Kota Batu. Bioskop tersebut sekarang sudah beralih fungsi menjadi ruko yang selalu tutup. Pernah ada kejadian saat penayangan film, atap dari gedung tersebut runtuh dan melukai beberapa penonton, kejadiannya sekitar tahun 1986. Bioskop “Batu Theater” dan “Senisono” pada masa itu bisa dikatakan merupakan gedung bioskop kebanggaan masyarakat Kota Batu sebelum munculnya “Plaza Cineplex 21” yang lebih modern dengan film-film yang up-to-date.

Masih hangat dalam ingatan bahwa film perdana yang diputar di Plaza Cineplex 21 adalah: “Sea of Love” dan “A.W.O.L” Masyarakat begitu antusias dengan hadirnya Cineplex tersebut sampai antrian loket cukup panjang di ruang tunggu. Ruang tunggu juga penuh sesak dari mereka yang ingin menonton sampai yang hanya sekedar ingin tahu. Gambar bioskop yang dipajang di atas gedung pada waktu itu juga masih dilukis manual, belum ada yang namanya banner seperti sekarang.

Tiap foto pasti menyimpan kenangan dan kisah, entah kisah suka maupun duka. Foto ini juga mengandung sejuta cerita bagi masyarakat Kota Batu yang sempat menikmati kejayaan gedung bioskop tersebut. Semoga gedung “Batu Theater” yang sekarang terbengkalai dapat segera dijadikan sebuah tempat yang bermanfaat bagi masyarakat.

 ***

–Jatz, Agustus 2012–

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.