Sedikit tentang Jl.Ridwan…

Jl.Ridwan di Desa Ngaglik ini dulu bisa dikatakan merupakan “jalan buntu” karena ujung dari jalan ini adalah berupa ladang jagung yang hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki di bagian pinggir di sebelah selatan dari ladang. Sepeda motor bisa juga memaksakan lewat namun itupun tidak leluasa karena jalan tanah yang cukup sempit dan licin di saat hujan. Jalan ini dulu hanya membentang dari taman segitiga di Jl.Kasiman hingga ke Biara Karmelites.

Jalan ini pada sekitar tahun 1960 bernama Jl.Kutilang, entah di tahun berapa akhirnya namanya berubah menjadi Jl. Ridwan. Perubahan pada jalan ini terjadi tahun 1987 saat Gereja Katolik yang dulu berada di Jl.Panglima Sudirman dipindahkan ke Jl.Ridwan. Ladang jagung yang merupakan tanah gereja dipangkas di bagian selatan untuk menjadikan Jl.Ridwan bisa tembus sampai ke Kampung Hendrik. Pertama dibuka Jl.Ridwan masih berupa jalan kasar “makadam” dan belum diaspal. Atas usaha pihak gereja akhirnya jalan ini sekarang sudah beraspal mulus dan cukup lebar hingga bus-bus besar pun dapat masuk.

***

Jatz, 15 Agt 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.